ZENTARA

Cloud & arsitektur

Implementasi arsitektur Zero Trust di Indonesia.

Era perimeter sudah lewat. Yang tersisa harus diverifikasi.

Zero Trust adalah model akses yang mewajibkan setiap permintaan membuktikan haknya untuk masuk, setiap kali. Implementasi Zero Trust kami jalankan sebagai program arsitektur: dirancang, diterapkan bertahap, dan dibuktikan oleh red team.

  • 800-207

    NIST SP: standar yang menjadi acuan arsitektur ini

  • 5

    Pilar yang dimatangkan serempak: identitas · perangkat · jaringan · aplikasi · data

  • 0

    Produk baru yang dibutuhkan untuk mulai: cukup stack Anda sendiri, ditata ulang

Operasional tersertifikasi & teraudit

BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)Tersertifikasi ISO/IEC 27001Tersertifikasi ISO/IEC 42001:2023AICPA SOC 2 Type 2
Cek langsung di Trust Center kami

Celah perimeter

Tak ada lagi tembok keliling. Yang tersisa hanya pintu.

Kerja hybrid memindahkan pengguna Anda ke luar. SaaS memindahkan data ke luar. Vendor dan integrasi membawa pihak luar masuk ke dalam. Perimeter tidak jebol, tapi perlahan lenyap. Sementara itu, arsitektur yang dibangun di atasnya tetap berjalan seperti biasa.

Jaringan internal yang dianggap aman

Satu kredensial yang bocor lewat phishing atau satu akun vendor yang dibobol sudah cukup bagi model perimeter untuk menyerahkan seluruh flat network (jaringan tanpa segmentasi). Di jaringan seperti itu, lateral movement bukan lagi teknik, melainkan rute harian.

Ilusi produk

Zero Trust dijual sebagai SKU. Anda membeli platformnya, tapi flat network dan hak akses permanen (standing privileges) tetap dibiarkan. Hasilnya, yang Anda beli hanya slogan lengkap dengan dashboard.

Program big bang yang mandek

Program yang mencoba memverifikasi semuanya di semua tempat sekaligus justru tidak memverifikasi apa pun. Zero Trust paling sering gagal karena rencana tahun pertama yang ruang lingkupnya terlalu besar.

Model · NIST SP 800-207

Setiap permintaan akses harus menjawab tiga pertanyaan. Setiap kali.

“Siapa yang meminta?”

Identitas terautentikasi, baik manusia maupun workload, dengan MFA dan hak akses yang dicek just-in-time

“Dari perangkat apa?”

Postur perangkat dan konteks diverifikasi saat permintaan dibuat, bukan saat perangkat didaftarkan

“Untuk mengakses apa?”

Kebijakan per resource: tidak ada permintaan yang otomatis dipercaya hanya karena berada “di dalam”

Akses ditolak secara default. Kepercayaan adalah keputusan, bukan lokasi.

Model pilar

Lima pilar. Dimatangkan serempak.

Zero Trust gagal kalau satu pilar melaju jauh di depan pilar lainnya. Arsitektur ini menggerakkan kelima pilar secara terencana: diukur, diberi target, lalu diurutkan.

Zentara_ZeroTrust_Posture_[CLIENT]_2026.pdf · contohRahasia

Maturitas pilar · kondisi saat ini → target 18 bulan

Disiapkan untuk:

Identitas

Awal → Optimal

MFA di setiap akses · conditional access · hak akses JIT

Perangkat

Awal → Lanjutan

Postur dicek sebelum akses, bukan sekadar sudah didaftarkan

Jaringan

Tradisional → Lanjutan

Micro-segment mengikuti aliran data yang nyata

Aplikasi

Awal → Lanjutan

Akses per aplikasi menggantikan akses lewat jaringan

Data

Tradisional → Lanjutan

Diklasifikasi, dienkripsi, setiap aksesnya tercatat

Saat ini, berbasis bukti Target programLintas pilar: visibilitas · otomasi · tata kelola
Dinilai berdasarkan NIST SP 800-207 · model maturitas CISAHalaman 7 dari 29

Program

Identitas lebih dulu. Tanpa big bang.

Lima tahap, masing-masing sudah menurunkan risiko dengan sendirinya. Urutannya disusun agar program tidak mandek seperti rencana Zero Trust yang ruang lingkupnya terlalu besar.

01

Asesmen & pemetaan

Asesmen postur keamanan di kelima pilar. Aliran data dipetakan sesuai kondisi sebenarnya, bukan seperti yang tergambar di diagram. Sprint Roadmap Zero Trust dari layanan konsultasi kami bisa menjadi tahap ini.

02

Identitas lebih dulu

Langkah dengan dampak paling besar: cakupan MFA, conditional access, kontrol privileged access (PAM), dan pembersihan service account. Penurunan risikonya sudah terlihat di kuartal pertama.

03

Segmentasi per aliran data

Micro-segmentation dibangun mengikuti aliran data yang paling penting. Aset paling kritis lebih dulu, dengan titik rollback di setiap langkah.

04

Verifikasi berkelanjutan

Policy enforcement point (titik penegakan kebijakan) terhubung ke sinyal real-time, yaitu identitas, postur perangkat, dan perilaku. Dengan begitu, keputusan akses ikut berubah saat konteksnya berubah.

05

Validasi kontrol

Tim offensive security Zentara mencoba lateral movement yang kini diklaim sudah dicegah oleh arsitektur Anda. Yang Anda terima: laporan validasi kontrol.

Aturan validasi:Arsitektur baru dianggap selesai jika red team gagal menembusnya

Dua cara memulai

Mulai dari sprint, atau langsung tentukan ruang lingkup programnya.

Lewat sprint Roadmap Zero Trust selama empat minggu, tim konsultasi kami memetakan postur keamanan Anda dan menyerahkan rencana bertahapnya. Saat Anda siap membangun, sprint itu langsung berlanjut ke program ini.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban lugas. Kalau pertanyaan Anda belum ada di sini, tanyakan langsung ke kami.

Bukan. Penawaran yang dimulai dari SKU sudah salah arah sejak awal. Zero Trust adalah arsitektur: akses berbasis identitas, hak akses minimum (least privilege), segmentasi, dan verifikasi berkelanjutan. Banyak organisasi sebenarnya sudah punya sebagian besar tool yang dibutuhkan di platform identitas, endpoint, dan jaringan yang mereka pakai sekarang. Pekerjaannya adalah menata ulang cara komponen itu memutuskan siapa boleh mengakses apa. Jika memang ada celah kapabilitas, roadmap menyebut kapabilitasnya, bukan mereknya.

Paket konsultasi Roadmap Zero Trust berupa sprint empat minggu: asesmen lingkungan IT Anda, desain model segmentasi dan arsitektur identitas, lalu serah terima rencana bertahap. Layanan ini adalah program lengkapnya. Arsitektur dirancang secara mendalam, diterapkan bertahap bersama tim Anda, dan divalidasi lewat pengujian offensive di akhir. Sprint bisa dijalankan lebih dulu, lalu berlanjut ke program. Hasil sprint menjadi tahap pertama layanan ini.

Hampir selalu dari identitas. Cakupan MFA, conditional access, dan pembersihan akun privileged paling banyak menurunkan risiko dibanding usaha yang dikeluarkan. Tidak ada kabel yang perlu ditarik ulang, dan langkah ini sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan tahap-tahap berikutnya. Segmentasi menyusul, khusus untuk aliran data aset paling kritis, bukan seluruh jaringan sekaligus. Penahapan ini ada justru karena program Zero Trust model big bang cenderung mandek.

Ya. NIST SP 800-207 sengaja dibuat tidak bergantung pada lokasi: model kebijakannya melihat identitas, perangkat, dan konteks, bukan lokasi workload-nya. Sistem lama yang tidak mendukung identitas modern kami bungkus dengan akses lewat gateway, segmen yang ketat, dan pemantauan sebagai kontrol kompensasi. Justru di sinilah Zero Trust sering paling cepat balik modal, karena risiko flat network paling banyak menumpuk di sistem lama.

Kami menyerangnya. Di tahap akhir, tim offensive security Zentara yang bersertifikat menguji klaim arsitektur Anda. Tim kami mencoba lateral movement antarsegmen, eskalasi hak akses yang melewati kontrol identitas, dan akses ke data paling kritis. Setiap temuan dipetakan ke kontrol spesifik yang gagal. Arsitektur yang hanya direview di atas kertas masih hipotesis. Arsitektur yang lolos dari red team adalah hasil nyata.

Quick win di sisi identitas sudah tercapai dalam kuartal pertama. Tahap segmentasi aset paling kritis biasanya butuh satu sampai dua kuartal berikutnya. Maturitas verifikasi berkelanjutan terbangun dalam 12 sampai 24 bulan, tergantung kompleksitas lingkungan IT Anda. Karena bertahap, setiap tahap sudah menurunkan risiko dengan sendirinya. Anda tidak perlu menunggu program selesai untuk menjadi lebih aman daripada sebelumnya.

Kepercayaan adalah celahnya. Tutup lewat arsitektur.

Berbasis identitas, bertahap, tidak terikat satu vendor, dan dibuktikan oleh tim offensive security yang pekerjaannya sehari-hari menembus jaringan berbasis perimeter. Mulai dari asesmen postur keamanan.